BUMDes Surokidul Mulai Panen Telur, Produksi Capai 55 Persen dari 1.000 Ayam Petelur

LOKAL POS  – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Suro Mandiri” Desa Surokidul, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, mulai memanen hasil usaha ternak ayam petelur yang dikembangkan melalui penguatan ekonomi desa.

Dari total kapasitas 1.000 ekor ayam petelur, tingkat produksi telur telah mencapai sekitar 55 persen.

Ketua BUMDes Surokidul, Joni Hartono, mengatakan capaian tersebut merupakan fase awal dari unit usaha peternakan desa yang mulai memasuki masa produktif.

“Produksi telur saat ini sudah mencapai sekitar 55 persen dari kapasitas 1.000 ekor ayam. Ini panen awal dan akan terus meningkat seiring usia ayam yang semakin produktif,” kata Joni Hartono kepada Lokal Pos, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, pengembangan usaha ternak ayam petelur ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong optimalisasi peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi lokal.

Unit usaha tersebut didukung Dana Desa untuk program Ketahanan Pangan  yang diarahkan untuk kegiatan produktif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan asli desa (PADes).

Menurut Joni, pemanfaatan Dana Desa untuk penguatan BUMDes dilakukan melalui perencanaan musyawarah desa dan pengelolaan usaha yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“BUMDes kami diarahkan menjadi instrumen ekonomi desa. Dana Desa dimanfaatkan untuk membangun usaha produktif yang hasilnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Selain berkontribusi terhadap PADes, usaha ternak ayam petelur ini juga diharapkan mendukung agenda ketahanan pangan desa, sejalan dengan prioritas pembangunan nasional yang menempatkan desa sebagai basis penguatan ekonomi rakyat.

BUMDes Surokidul menargetkan peningkatan produksi secara bertahap, sembari memperkuat manajemen pakan, kesehatan ternak, dan jaringan pemasaran agar usaha dapat beroperasi secara berkelanjutan.*(darojat/lokalpos).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *