LOKAL POS – Pada serangan siber ke server PDN (Pusat data Nasional) beberapa waktu lalu. Otoritas terkait menyebut, Lockbit 3.0 telah menyusupkan ransomware ke PDN.
Akibat ransomware tersebut telah berakibat data-data penting punya pemerintah tidak bisa diakses.
Apa sih, ransomware itu ? Ransomware adalah salah satu jenis malware yang sangat merusak dan berbahaya.
Ransomware dirancang untuk mengunci atau mengenkripsi data pada komputer Anda dan meminta uang tebusan agar data Anda dapat dipulihkan.
Ransomware umumnya menyebar melalui email phishing atau situs web yang tidak aman.
Cara kerja ransomware dimulai dengan serangan pada sistem atau perangkat Anda. Setelah berhasil masuk, ransomware akan mengenkripsi file pada perangkat Anda atau mengunci akses ke perangkat tersebut.
Kemudian, pengguna akan diberi pesan teks atau pop-up yang menginformasikan bahwa data pengguna telah dienkripsi dan permintaan uang tebusan akan diminta untuk memulihkan data tersebut.
Jumlah uang tebusan yang diminta bervariasi dari kasus ke kasus, dan dapat mencapai ribuan dolar.
Biasanya, pembayaran tebusan diminta untuk dilakukan menggunakan mata uang digital seperti Bitcoin untuk mempersulit pelacakannya.
Walau bagai mana pun, membayar uang tebusan tidak menjamin pengembalian akses ke data yang hilang.
Untuk mencegah terjadinya serangan ransomware, penting bagi pengguna untuk mempertahankan perangkat dan software mereka terbaru dengan memperbarui sistem operasi dan software pengamanan keamanan, serta memilih untuk mengunduh software hanya dari sumber yang dipercayai.
Selain itu, hindari membuka email dari pengirim yang tidak dikenal atau mengklik tautan yang mencurigakan, dan gunakan perangkat lunak anti-malware untuk membantu melindungi perangkat Anda.
Nah, itulah sedikit penjelasan tentang ransomware dan cara kerjanya. Pastikan untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap serangan ini.*(darojat/lokalpos)


