LOKAL POS – Di balik tumpukan berkas administrasi dan rutinitas pelayanan publik di Desa Jatiwangi, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, terdapat sosok Sekretaris Desa (Sekdes) yang menjalani perannya dengan satu prinsip sederhana: terus belajar meningkatkan kapasitas diri adalah bagian dari pengabdian.
Ia adalah Suratno, Sekdes Jatiwangi, figur yang dikenal tenang, telaten, dan konsisten meningkatkan kapasitas diri.
Di tengah tuntutan tata kelola desa yang kian kompleks, Suratno memilih tidak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadikannya ruang belajar yang berkelanjutan.
Setiap regulasi baru, perubahan sistem keuangan desa, hingga pemanfaatan aplikasi digital pemerintahan desa, ia pelajari dengan sungguh-sungguh.
Tak jarang, selepas jam pelayanan, Suratno masih terlihat membuka dokumen aturan, belajar secara mandiri terhadap hal baru, atau berdiskusi dengan rekan perangkat desa demi memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan tepat dan akuntabel.
“Administrasi desa bukan hanya soal menulis dan menyimpan arsip. Ini soal tanggung jawab dan kepercayaan publik. Kalau tidak terus belajar, kita bisa tertinggal,” ujar Suratno suatu ketika.
Ketekunan itu perlahan memberi dampak nyata. Administrasi Desa Jatiwangi dikenal lebih rapi, alur pelayanan semakin tertib, dan koordinasi antarperangkat desa berjalan lebih efektif.
Bagi kepala desa dan rekan sejawat, Suratno bukan hanya pengelola administrasi, tetapi juga rujukan ketika muncul persoalan teknis pemerintahan desa.
Meski demikian, ia tetap rendah hati. Baginya, belajar bukan untuk menonjolkan diri, melainkan untuk memastikan roda pemerintahan desa berjalan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat.
Di Desa Jatiwangi, Suratno membuktikan bahwa pengabdian tidak selalu hadir lewat panggung besar. Kadang, ia tumbuh dari ketekunan membaca regulasi, kesabaran menata dokumen, dan kemauan belajar tanpa henti.
Dari balik meja sekretariat desa, ia menanamkan pesan sederhana: desa yang kuat lahir dari aparatur yang mau terus belajar, terus meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri. * (Darojat/lokalpos)






