Banjir Mengubah Wajah Kawasan Wisata Guci

Lokal949 Views

LOKAL POS – Guci, yang selama ini dikenal sebagai surga wisata alam di kaki Gunung Slamet, kini tak lagi sama. Deru air panas alami yang biasanya menenangkan, berubah menjadi saksi bisu amukan banjir yang menyapu sebagian kawasan wisata tersebut, pada Jumat 23 Januari 2026.

Dalam hitungan jam, wajah Guci yang ramah dan bersahabat berubah menjadi potret luka alam dan duka manusia.

Sisa lumpur masih menempel di bebatuan. Aliran sungai yang dahulu jernih kini membawa jejak kehancuran. Pancuran-pancuran yang menjadi ikon wisata terlihat rusak, sementara jembatan penghubung yang biasa dilalui wisatawan kini tak lagi ada.

Banjir tak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memutus denyut kehidupan warga yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.

Bagi warga sekitar, Guci bukan sekadar destinasi wisata. Ia adalah ruang hidup, sumber penghidupan, dan bagian dari identitas.

Setiap warung, penginapan, hingga pemandu wisata menyimpan cerita tentang harapan yang kini tertunda. Banyak dari mereka memilih bertahan, membersihkan sisa lumpur sambil berharap kawasan ini bisa pulih kembali.

Di tengah puing dan kecemasan, solidaritas justru tumbuh. Warga bahu-membahu membantu sesama, relawan berdatangan, dan doa dipanjatkan agar Guci kembali ramah seperti sediakala.

Anak-anak terlihat bermain di sela aktivitas bersih-bersih, seolah memberi pesan sederhana: harapan belum hanyut oleh banjir.

Pakar lingkungan mengingatkan bahwa bencana ini menjadi alarm keras tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam kawasan pegunungan.

Alih fungsi lahan, tata kelola wisata, serta mitigasi bencana kini menjadi isu yang tak bisa lagi diabaikan.

Banjir memang telah mengubah wajah Kawasan Wisata Guci. Namun semangat warganya belum runtuh. Dari lumpur dan reruntuhan, mereka percaya Guci akan bangkit—lebih kuat, lebih waspada, dan tetap menjadi ruang harapan bagi banyak orang.*(darojat/lokalpos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *