LOKAL POS – Mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K. H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto melaksanakan kegiatan pelatihan yang sangat inspiratif di Desa Balapulang Kulon, Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal bagi siswa Sekolah Dasar.
Para mahasiswa tersebut mengadakan kegiatan tersebut di SDN Balapulang Kulon 03 dan SDN Balapulang Kulon 06, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.
Dalam keterangan tertulis yang diterima lokalpos.com, pada Rabu 21 Agustus 2024, mahasiswa KKN tersebut telah menggelar pelatihan di SDN Balapulang Kulon 03 pada 3 Agustus 2024.


Sedangkan kegiatan di SDN Balapulang Kulon 06, dilaksanakan pada 13 Agustus 2024.
Dalam kegiatan pelatihan membuat pupuk organik cair dari kulit pisang, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah dan mengubahnya menjadi sesuatu yang berguna.
Limbah kulit pisang, yang biasanya dibuang sembarangan, sekarang telah diubah menjadi pupuk organik cair.
Dengan demikian, tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi pertumbuhan tanaman.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Kulit Pisang ini merupakan program kerja yang dibuat mahasiswa KKN untuk mengedukasi siswa SDN Balapulang Kulon 03 untuk belajar membuat pupuk organik cair dari bahan baku yang mudah di dapat.
Kegiatan pelatihan dengan narasumber Siti Rodlotur Rohmah, salah satu
anggota kelompok KKN 122 ini memberikan penjelasan tentang pentingnya pengelolaan limbah dan cara membuat pupuk organik cair dari limbah kulit pisang.
Pada kesempatan pelatihan, dia menjelaskan proses pembuatan pupuk organik cair secara langsung, termasuk penambahan bioaktivator EM4 dan gula untuk mempercepat proses pembusukan bahan organik.
Sekedar diketahui, pupuk organik cair yang dibuat dari limbah kulit pisang memiliki beberapa manfaat yang signifikan.
Pertama, pupuk ini dapat meningkatkan aktivitas biologi, kimia, dan fisik tanah, sehingga tanah menjadi lebih subur dan baik bagi pertumbuhan tanaman.
Kedua, pupuk ini dapat mendorong dan meningkatkan pembentukan klorofil daun, sehingga meningkatkan kemampuan fotosintesis tanaman.
Ketiga, pupuk ini dapat meningkatkan vigor tanaman, sehingga tanaman menjadi kokoh dan kuat.
Keempat, pupuk ini dapat meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan dan merangsang pertumbuhan cabang produksi, serta meningkatkan pembentukan bunga dan bakal buah.
Kegiatan pelatihan membuat pupuk organik cair dari limbah kulit pisang oleh mahasiswa KKN UIN Saizu Purwokerto di Desa Balapulang Kulon, Kabupaten Tegal, merupakan contoh yang inspiratif tentang bagaimana siswa-siswi SD dapat berperan aktif dalam mengelola limbah dan mengubahnya menjadi sesuatu yang berguna.
Dengan demikian, tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi pertumbuhan tanaman dan kesadaran anak-anak SD tentang pentingnya pengelolaan limbah.
Sementara itu, pada kegiatan di SD Negeri Balapulang Kulon 06, para mahasiswa KKN UIN Saizu Purwokerto memberikan edukasi kepada anak-anak dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan yaitu melaksanakan program menanam pohon.
Dalam program menanam pohon tersebut, tanaman jambu kristal menjadi pilihan para mahasiswa dalam merealisasikan program kerjanya.
Kegiatan yang melibatkan anak-anak SD di sekolah tersebut, diharapkan dapat memahami pentingnya penanaman pohon dan bagaimana cara merawatnya.
Dalam kegiatan ini, anak-anak tersebut diberikan penjelasan tentang cara menanam bibit pohon jambu kristal, termasuk cara perawatan yang tepat untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk menambahkan keindahan dan keasrian lingkungan, tetapi juga untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang pentingnya merawat dan menjaga kelestarian bumi.
Terkait hal ini, Kepala Sekolah SD Negeri Balapulang Kulon 06, Nur Chikmah, S.Pd, menyambut positif terhadap kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN tersebut.
Pihaknya mengaku nantinya akan mengadakan kegiatan menanam bersama di sekolah karena adanya program kerja yang dibuat oleh para mahasiswa KKN di Balapulang Kulon.*(darojat/lokalpos)












