Menuju Desa Tangguh Bencana, Mahasiswa KKN Kolaborasi UIN Prakarsai Pembentukan Relawan dan Forum Pengurangan Risiko Bencana di Desa Sokasari-Tegal

Lokal429 Views

LOKAL POS – Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal yang secara geografis merupakan daerah pegunungan, memiliki kerentanan terhadap bencana.

Melihat kondisi itu, perlu kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana melalui program mitigasi bencana.

Program ini dirancang sebagai langkah awal dalam membentuk dan memberdayakan Relawan Penanggulangan Bencana (PB) di desa tersebut.

Tujuan utamanya untuk memastikan adanya tim yang siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Penyelenggara kegiatan ini adalah mahasiswa KKN Kolaborasi UIN Prof KH Saifuddin Zuhri Purwokerto, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Walisongo Semarang, dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal.

Relawan Penanggulangan Bencana di Desa Sokasari sebenarnya telah dibentuk sejak November 2023 oleh pihak desa, namun belum dapat beroperasi secara optimal karena belum diresmikan oleh BPBD Kabupaten Tegal.

Oleh karena itu, langkah koordinasi dengan BPBD Kabupaten Tegal dilakukan untuk mempercepat proses peresmian melalui kegiatan Pembentukan Tim Relawan Penanggulangan Bencana (PB) dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Sokasari yang dilaksanakan pada 12 Agustus 2024.

Acara ini dimulai dengan penyampaian materi dasar mengenai konsep penanggulangan bencana oleh Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tegal, didampingi oleh Kasubbid Pencegahan BPBD Kabupaten Tegal.

Tujuan dari materi ini adalah memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta tentang berbagai jenis bencana yang mungkin terjadi, serta langkah-langkah pencegahan dan mitigasi yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya.

Setelah itu, peserta diperkenalkan dengan rencana pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di Desa Sokasari.

Forum ini dirancang sebagai wadah koordinasi antara pemerintah desa, BPBD, relawan, dan masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Forum ini diharapkan dapat memfasilitasi diskusi dan perumusan strategi mitigasi yang relevan dengan kondisi lokal desa.

Musyawarah kemudian dilaksanakan dengan melibatkan seluruh peserta untuk mendiskusikan pembentukan dan operasionalisasi FPRB.

Dalam musyawarah ini, peserta menyusun rencana kerja forum, menentukan anggota, serta menetapkan prioritas tindakan untuk mengurangi risiko bencana di Desa Sokasari.

Sebagai bagian dari program ini, peserta juga menerima materi pengantar mengenai kajian risiko bencana yang akan dilakukan di desa.

Kajian ini mencakup identifikasi potensi ancaman, kerentanan, dan kapasitas yang ada di Desa Sokasari dalam menghadapi bencana.

Para peserta juga mendapat pendampingan dalam pembuatan peta risiko, ancaman, kerentanan, dan kapasitas bencana yang akan menjadi alat penting dalam merencanakan tindakan penanggulangan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Dengan rangkaian acara ini, diharapkan Desa Sokasari dapat membangun fondasi yang kuat dalam pengelolaan risiko bencana, serta meningkatkan kolaborasi antara berbagai pihak dalam upaya mitigasi bencana.

Program ini juga menekankan pentingnya koordinasi dan kerjasama antara relawan, masyarakat, dan BPBD dalam penanggulangan bencana, serta membangun budaya kesiapsiagaan di Desa Sokasari.*(lokalpos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed