Mitigasi Bencana di Desa dan Contohnya

Kedesaan863 Views

LOKAL POS – Bencana alam dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, tak terkecuali di desa.

Apa lagi secara geografis bangsa  Indonesia terletak diantara tiga lempeng dunia yaitu Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik sehingga beresiko terjadi gempa, tsunami hingga gunung meletus.

Bencana juga dapat terjadi karena ulah manusia yang dapat merusak alam.

Oleh karena itu, mitigasi bencana yang baik dan efektif perlu dilakukan untuk menanggulangi dampak yang ditimbulkan.

Apa itu mitigasi bencana ? Menurut Undang- Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

Adapun tujuan mitigasi bencana tersebut adalah :

– Meminimalisir resiko bencana

– Sebagai pedoman pemerintah dalam perencanaan pembangunan

– Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang resiko bencana

– Meningkatkan pengetauan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Berikut adalah beberapa contoh mitigasi bencana yang dapat diterapkan di desa, yaitu :

1.Pendirian Posko Penanggulangan Bencana Posko penanggulangan bencana dapat dijadikan sebagai tempat berkumpulnya masyarakat desa saat terjadi bencana.

Pengaturan posko meliputi pembagian tugas dan tanggung jawab pada masyarakat desa serta mengatur serta memperbaharui stok logistik dan peralatan seperti obat-obatan, makanan, minuman, tenda, selimut, dll.

2.Menentukan Jalur Evakuasi dan Gedung Pengungsian
Jalur evakuasi dan gedung pengungsian dapat ditentukan sebelum terjadi bencana dengan berkonsultasi kepada penanggulangan bencana daerah. Lokasi gedung pengungsian harus dekat dengan jalur evakuasi. Selama proses evakuasi, masyarakat desa harus mengikuti arahan yang diberikan oleh tim penanggulangan bencana.

3. Pelatihan dan Penyuluhan Penanggulangan Bencana
Kemampuan masyarakat desa dalam penanggulangan bencana dapat ditingkatkan melalui pelatihan dan penyuluhan.

Beberapa contoh materi yang dapat disampaikan dalam pelatihan antara lain :

– Cara melakukan pertolongan pertama pada korban bencana

– Pengetahuan tentang alat-alat penanggulangan bencana seperti hydrant, Alat Pemadam Api Ringan, dan lain-lainnya.

– Prosedur evakuasi saat terjadi bencana.

– Penanganan Bencana Berbasis Lingkungan Pengelolaan lingkungan yang baik dapat membantu mencegah terjadinya bencana alam.

Beberapa contoh penanganan bencana berbasis lingkungan adalah:

– Melakukan penghijauan desa dan penanaman pohon

– Penataan sungai untuk menghindari terjadinya banjir jika terjadi hujan lebat

– Pengelolaan sampah, seperti pemilahan sampah dan pengurangan jumlah sampah.

Demikian penjelasan singkat mengenai pentingnya mitigasi bencana di desa yang perlu dipahami. * (darojat/lokalpos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *