Lokal Pos – Pemerintah Desa Jatiwangi, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal menggelar sosialisasi program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pangan lokal untuk penanggulangan stunting, pada Jumat 25 April 2025.
Acara berlangsung di aula balai desa setempat dan dihadiri oleh 22 ibu pemilik balita dengan berat badan kurang, serta kader posyandu dan bidan desa.
Sosialisasi disampaikan oleh Winda, ahli gizi dari Puskesmas Pagerbarang, yang menjelaskan pentingnya intervensi gizi untuk mencegah stunting pada anak balita.
Kegiatan ini didanai Pemerintah Desa Jatiwangi melalui dana desa tahun 2025 sebagai bagian dari upaya pemerintah desa dalam menekan angka stunting di wilayahnya.
Menurut Suratno, Sekdes Jatiwangi, pihaknya total menganggarkan kegiatan penanganan stunting tahun 2025 sebesar Rp. 99.124.000.
Untuk PMT berbasis pangan lokal, kata Suratno, dianggarkan sebesar 45.485.000. Selebihnya untuk kegiatan PMT balita dan ibu hamil, serta insentif kader posyandu.
Suratno berharap dengan adanya penganggaran untuk stunting di desanya, angka balita stunting menurun.
Winda menjelaskan bahwa pemenuhan gizi, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun, sangat penting untuk mencegah stunting.
Ia menekankan perlunya asupan gizi yang lengkap dan seimbang, termasuk protein, mikronutrien seperti zinc, yodium, zat besi, vitamin A, D, B12, dan asam folat, agar pertumbuhan anak optimal.
Kebutuhan energi juga harus tercukupi agar protein dapat digunakan untuk pertumbuhan, bukan sebagai sumber energi tubuh.
Selain itu, menjaga kesehatan ibu hamil dan anak dengan perilaku hidup bersih dan sehat juga penting untuk mengurangi risiko infeksi yang dapat memperburuk stunting.
Pemantauan tumbuh-kembang anak secara rutin juga diperlukan agar keterlambatan pertumbuhan dapat segera diintervensi.***(Darojat)












