TPP Kabupaten Tegal Hadiri Puncak Acara Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali

Lokal550 Views

LOKAL POS — Semangat kolaborasi dan pengabdian desa tercermin dari langkah para Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Tegal yang menghadiri Acara Puncak Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis 15 Januari 2026.

Rombongan TPP Tegal diberangkatkan menggunakan dua armada bus dari Pendopo Bupati Tegal, Rabu dini hari pukul 24.00 WIB.

Keberangkatan tersebut dikoordinasikan langsung oleh Koordinator TPP Kabupaten Tegal, Aris Teguh Handoyo, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Tegal, Teguh Mulyadi turut melepas keberangkatan  para TPP.

Hal ini menurut Teguh Mulyadi sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis pendamping desa dalam pembangunan nasional.

Bagi para pendamping desa, perjalanan menuju Boyolali bukan sekadar memenuhi undangan kegiatan nasional.

Momentum Hari Desa Nasional dimaknai sebagai ruang refleksi bersama atas kerja-kerja pendampingan yang selama ini dilakukan di tingkat tapak—mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan desa, pengelolaan dana desa, hingga pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat desa.

Acara puncak Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali menjadi titik temu ribuan pegiat desa dari berbagai daerah. Forum ini menghadirkan ragam praktik baik pembangunan desa, sekaligus menegaskan posisi desa sebagai subjek utama pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan nasional.

Kehadiran TPP Tegal membawa serta pengalaman lapangan dari desa-desa di wilayah pesisir hingga pegunungan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam forum nasional.

Pelepasan rombongan oleh Kepala Dispermasdes Kabupaten Tegal menandai sinergi yang terus terjaga antara pemerintah daerah dan pendamping desa.

Sinergi ini menjadi kunci dalam memastikan program pembangunan desa berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dari Boyolali, para TPP Tegal diharapkan kembali membawa energi baru, pengetahuan segar, serta semangat kolektif untuk terus mendampingi desa sebagai fondasi utama pembangunan Indonesia.*(darojat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *