Koordinator TA Kabupaten Tegal Fasilitasi Penjajakan Kerja Sama BUMDes Plumbungan dengan Bank Tegal

Desa932 Views

LOKAL POS — Tenaga Ahli (TA) Kabupaten Tegal memfasilitasi penjajakan kerja sama antara BUMDes Lumbung Berkah Desa Plumbungan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegak dengan Bank Tegal di Slawi Kabupaten Tegal pada Kamis (9/4/2026).

Upaya penjajakan kerjasama ini ditandai dengan kunjungan pengurus BUMDes Lumbung Berkah Desa Plumbungan ke Bank Tegal.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan ekonomi desa agar lebih berkembang dan berkelanjutan.

Kunjungan BUMDes Lumbung Berkah ke Bank Tegal (PT BPR Bank TGR Perseroda) bertujuan untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan unit usaha, khususnya pada sektor simpan pinjam. Kesamaan lini usaha antara BUMDes dan Bank TGR dinilai menjadi peluang strategis untuk saling memperkuat kapasitas pengelolaan.

Kegiatan penjajakan tersebut berlangsung dalam suasana konstruktif, dengan fokus pada pengembangan potensi usaha desa serta penguatan akses permodalan bagi BUMDes.

Dalam pertemuan itu, Aris menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga keuangan dan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

“BUMDes memiliki potensi besar untuk menjadi pilar ekonomi desa. Namun, perlu dukungan dari lembaga keuangan agar dapat berkembang secara profesional dan berkelanjutan,” ujar Aris.

Pengurus BUMDes Lumbung Berkah menyampaikan harapannya agar Bank Tegal dapat berperan sebagai “Bapak Asuh”, terutama dalam peningkatan tata kelola unit simpan pinjam serta pengembangan unit usaha lainnya yang lebih profesional dan berdaya saing.

Menurut Aris, sebagai tindak lanjut, Bank Tegal juga berencana melakukan kunjungan balasan ke Desa Plumbungan guna melihat langsung perkembangan BUMDes serta mengidentifikasi potensi-potensi usaha baru yang dapat dikembangkan menjadi unit usaha prospektif.

Koordinator TA Kabupaten Tegal, Aris Teguh Handoyo, menyampaikan bahwa penguatan lembaga ekonomi lokal desa harus menjadi prioritas dalam pendampingan ke depan. Hal ini didasarkan pada potensi riil yang dimiliki BUMDes Lumbung Berkah.

“Saat saya melihat langsung kegiatan panen perdana padi seluas 4,5 hektare yang dikelola oleh BUMDes, kemudian berdiskusi dengan direktur dan pengurus, saya menilai BUMDes Lumbung Berkah sudah saatnya naik kelas dalam pengembangan unit usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, BUMDes tidak cukup hanya mengandalkan permodalan dari dana desa, tetapi perlu mulai membuka diri terhadap kerja sama dengan pihak eksternal.

“Dari situ kemudian saya memfasilitasi pertemuan dengan pihak Bank Tegal, agar ada sinergi yang bisa mendorong BUMDes menjadi lebih maju dan mandiri,” tambahnya.

BUMDes Desa Plumbungan diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini untuk mengembangkan unit usaha yang ada, sekaligus membuka potensi usaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Terkait kunjungan Bumdes Plumbungan ke Bank Tegal, ketika Lokal Pos meminta tanggapannya, Hendi Agus dari pihak Bank Tegal menjawab singkat, nanti ada kunjungan lanjutan.

Penjajakan kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan kolaborasi yang mampu memperkuat peran BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.*(darojat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *