MALANG, LOKAL POS — Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Tegal mengirimkan 8 peserta untuk menghadiri Rembug Paripurna Nasional (Rembunas) KTNA yang digelar di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 18–21 September 2026.
Kehadiran delegasi KTNA Kabupaten Tegal menjadi bagian dari keterlibatan daerah dalam forum nasional yang mempertemukan para petani, nelayan, dan pengurus KTNA dari berbagai wilayah Indonesia.
Rembug Paripurna Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan konsolidasi organisasi, sekaligus membahas berbagai persoalan strategis yang dihadapi petani dan nelayan di daerah.
Beragam isu pertanian menjadi bagian penting dalam forum tersebut, antara lain peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, ketersediaan sarana produksi, akses permodalan, pemasaran hasil pertanian, regenerasi petani, hingga penguatan kelembagaan petani.
Delegasi KTNA Kabupaten Tegal diharapkan dapat membawa aspirasi petani Kabupaten Tegal ke tingkat nasional. Persoalan yang dihadapi petani di lapangan menjadi bahan penting untuk disampaikan dalam ruang rembug bersama.
“Forum ini menjadi kesempatan bagi kami untuk membawa aspirasi petani Kabupaten Tegal sekaligus menyerap berbagai informasi dan kebijakan pertanian di tingkat nasional,” ujar salah satu delegasi.
Selain agenda organisasi, Rembunas KTNA di Batu juga direncanakan dihadiri Menteri Pertanian Republik Indonesia. Kehadiran Menteri Pertanian menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan gambaran mengenai arah kebijakan pembangunan pertanian nasional serta program pemerintah yang berkaitan langsung dengan kehidupan petani.
Bagi KTNA Kabupaten Tegal, keikutsertaan dalam forum nasional tersebut bukan sekadar menghadiri agenda organisasi. Ada tanggung jawab untuk memastikan suara petani dari daerah ikut hadir dalam pembahasan pembangunan pertanian nasional.
Kabupaten Tegal memiliki basis pertanian yang cukup kuat dengan beragam komoditas dan karakteristik wilayah. Karena itu, forum seperti Rembunas menjadi ruang penting untuk mempertemukan pengalaman petani di lapangan dengan arah kebijakan pembangunan pertanian di tingkat nasional.
Melalui keikutsertaan delapan delegasi tersebut, KTNA Kabupaten Tegal berharap hasil rembug nasional dapat memberikan manfaat bagi petani di daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara petani, organisasi profesi, dan pemerintah dalam membangun pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.*(Darojat)






