PPL Kecamatan Pagerbarang Dorong Petani Terapkan Teknologi PM-AAS pada Musim Tanam III

LOKAL POS | Tegal – Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Pagerbarang terus mendorong petani untuk menerapkan teknologi PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agriculture System) sebagai upaya meningkatkan produktivitas padi sekaligus mendukung program modernisasi pertanian nasional.

Pada Musim Tanam (MT) III tahun 2026, sejumlah petani di Kecamatan Pagerbarang mulai mengadopsi sistem budidaya tersebut. Penerapan PM-AAS telah dilakukan di beberapa wilayah, di antaranya Desa Randusari, Desa Surokidul, dan Desa Kedungsugih.

Dari pantauan Lokal Pos pada Selasa (21/07/2026), PPL Kecamatan Pagerbarang, Ratuna Ratanaji, terus mendorong petani menerapkan  teknik PM-AAS dalam budidaya tanaman padi.

Pihaknya  menyampaikan bahwa PM-AAS merupakan metode budidaya padi modern yang menitikberatkan pada efisiensi penggunaan benih, pengaturan populasi tanaman, mekanisasi pertanian, pemupukan berimbang, serta pengelolaan air yang lebih efektif.

Melalui penerapan teknologi tersebut diharapkan produktivitas padi meningkat, biaya produksi lebih efisien, dan hasil panen menjadi lebih optimal.

“Petani mulai menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap teknologi PM-AAS. Pada musim tanam ketiga ini sudah ada beberapa kelompok tani di Desa Randusari, Surokidul, dan Kedungsugih yang mulai menerapkannya sebagai bagian dari upaya meningkatkan hasil produksi,” ujar salah seorang penyuluh pertanian.

Selain memberikan pendampingan teknis di lapangan, PPL juga melakukan sosialisasi mengenai pola tanam, penggunaan varietas unggul, pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu agar penerapan PM-AAS berjalan sesuai rekomendasi teknis.

Penerapan PM-AAS sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian dalam mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing. Model budidaya ini dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknologi presisi dan mekanisasi pertanian.

PPL Kecamatan Pagerbarang berharap semakin banyak petani yang mengadopsi teknologi PM-AAS pada musim tanam berikutnya sehingga produktivitas padi di wilayah Kecamatan Pagerbarang dapat terus meningkat serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.*(Darojat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed